Setelah Feedburner mengumumkan Adsense for Feeds di bulan Mei 2008, saya dengan segera mencari tahu cara menggunakannya. Dan dengan segera pula saya kecewa karena ternyata pada saat itu Adsense for Feeds masih dalam tahap uji coba. Belum semua publisher Adsense bisa menggunakannya.
Kira-kira 3 minggu yang lalu opsi Adsense For Feeds mendadak muncul di dalam account adsense saya. Langsung saya coba. Ternyata setup awal mengharuskan adanya migrasi feeds saya dari Feedburner ke Google. Untuk itu saya menggunakan fasilitas yang disediakan oleh Google. Secara umum proses migrasi ini cukup mudah, saya hanya perlu men-submit data saya melalui form yang tersedia dan lalu menunggu proses migrasi dilakukan oleh Team Google. Sebagaimana dikatakan oleh Google, saat ini proses migrasi masih harus dilakukan secara manual oleh team mereka, tapi nantinya akan disediakan interface tersendiri agar pengguna bisa melakukan migrasi sendiri.
Team support Google mengirim email konfirmasi setelah proses migrasi selesai, kurang lebih 24 jam setelah migration request tadi saya submit. Dengan ini account Feedburner saya otomatis ditutup dan sebagai gantinya saya diberi akses ke Google Feedburner (http://feedburner.google.com). Melalui Google Feedburner ini saya bisa melakukan administrasi feeds sebagaimana biasanya saya lakukan di Feedburner. Loginnya tentu saja menggunakan Google Account saya. Fitur didalamnya sama persis dengan fitur Feedburner lama.
Administrasi Adsense for Feeds harus dilakukan via Adsense Account. Setelah proses migrasi tadi, seluruh feeds saya yang ada di Feedburner otomatis terlisting dalam setup area Adsense for Feeds. Melalui setup area ini saya juga bisa melakukan burning feeds baru, jadi tidak harus login ke Feedburner (Google) account.

Ukuran iklan yang tersedia 468×60 (teks, gambar atau keduanya). Untuk penempatan, saya bisa memilih apakah sebelum atau setelah feed item. Untuk frekuensi penayangan saya bisa memilih apakah akan menampilkan iklan di setiap feed item atau setiap 2,3 atau 4 item.
Tersedia pula pilihan filtrasi panjang artikel (feed item) yang akan diberi tampilan iklan. Saya bisa menentukan apakah akan menampilkan iklan pada semua item tanpa memperhatikan panjang (jumlah) huruf, atau membatasinya hanya pada artikel dengan jumlah huruf tertentu (pilihan defaultnya adalah 50, 100, 250 dan 500 huruf).

Untuk saat ini saya menggunakan settingan berikut:
Proses setup terakhir yang saya lakukan adalah merubah kode dan link Feedburner lama yang ada di blog-blog saya. Hal ini karena kode yang baru sedikit berbeda, tapi menurut saya lebih user friendly. Sebagai contoh, link Feedburner yang lama untuk RSS subscription blog ini adalah http://feeds.feedburner.com/hitskeydotcom.
Sekarang link ini berubah menjadi: http://feedproxy.google.com/hitskeydotcom.
Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan implementasi Adsense for Feeds pada salah satu blog saya, feed ini dibaca menggunakan Yahoo email.

Berdasarkan pengamatan saya selama dua minggu terakhir, performa Adsense for Feeds memang kurang begitu bagus. CTR yang saya peroleh setiap harinya kurang lebih 3%. Tapi ini masih jauh lebih bagus daripada performa Adsense for Search saya selama ini.
Performa Adsense for Feeds ini barangkali juga disebabkan tampilan iklan belum se-kontekstual Adsense for Content. Sebagaimana terlihat dalam gambar di atas, pembaca artikel beasiswa saya ternyata disuguhi iklan web template. Maklumlah masih baru.
nah.. pemuda yang seperti ini nih yang perlu di contoh… (kreatifitasnya)…
mantap… lanjutkan, insyaAlloh dengan niat yang tulus segera membawa ke derajat hidup yang lebih baik.. Amin.
Boz, saya ada pertanyaan mengenai adsense for content. Saya dah punya ID buat adsense, tapi adsense for content-nya g ada. Trus tak akalin pake code adsense yang saya dapat di buku. Ternyata bisa jalan. Tapi apakah sah seperti itu?
thanks bro
o iya ada lagi, terakhir saya mo mengaktifkan adsense for feed. Tapi ternyata malah terjadi error. Ternyata setelah saya cek di feedburner hasilnya sama aja, ada tulisan error 404 ato 402 saya agak lupa. Gimana nih, apa emank dari pihak providernya lagi eror?
@schizodhi
Jelas ga legal. Sebaiknya contact ke adsense support dan bilang minta adsense for content diaktifkan. tapi ingat, adsense for content hanya available buat blog berbahasa inggris.
jadi kalo daftarnya pake blog berbahasa indonesia, ya pasti adsense for content ga bakal di approve.
untuk adsense for feed, ya harus punya feednya dulu